Seorang Pelajar SMP Meregang Nyawa Akibat Tenggelam di Kawasan Kolam Retensi Kalidoni

Seorang Pelajar SMP Meregang Nyawa Akibat Tenggelam di Kawasan Kolam Retensi Kalidoni

Palembang - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Afika Salsabila (12) dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di sebuah kolam retensi yang berlokasi di Kelurahan Bukit Sangkal, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Insiden tragis tersebut berlangsung pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Penyebab insiden diduga kuat karena korban tidak menyadari kedalaman kolam saat sedang bermain dengan teman-temannya.

Menurut kronologi yang dihimpun, korban bersama rekan-rekannya awalnya hanya bersantai di sekitar lokasi. Bencana bermula ketika korban berniat mencuci kaki di tepi kolam. Walaupun sempat mendapat peringatan dari rekan-rekannya agar berhati-hati, korban tetap mendekat karena mengira air di kolam tersebut dangkal.

Berdasarkan keterangan di lokasi, beberapa rekan korban sempat berinisiatif turun untuk menguji kedalaman kolam. Salah satu saksi mendapati bahwa air telah mencapai leher meskipun ia berdiri di atas bongkahan batu, dan kemudian memutuskan untuk menepi. Sayangnya, korban justru menyusul turun kembali ke dalam kolam bersama seorang temannya. Situasi dengan cepat berubah menjadi kepanikan ketika mereka menyadari kedalaman kolam yang sebenarnya.

Korban yang diketahui tidak memiliki kemampuan berenang sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan erat pada temannya. Namun, karena panik, pegangan tersebut terlepas sehingga korban akhirnya tenggelam.

Melihat insiden tersebut, dua orang saksi mata di lokasi kejadian sempat berupaya keras memberikan pertolongan, tetapi tubuh korban tidak segera ditemukan. Kejadian ini dengan cepat menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berbondong-bondong datang untuk membantu proses pencarian secara mandiri.

Setelah kurang lebih 30 menit melakukan penyisiran di dalam kolam, korban akhirnya berhasil dievakuasi ke daratan dalam keadaan tidak sadarkan diri. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Azzahra Palembang guna mendapatkan tindakan medis darurat, namun sayang, tim medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

Terkait insiden ini, Kanit Reskrim Polsek Kalidoni, Ipda Ruspandani, mengonfirmasi bahwa jajarannya telah turun ke lokasi untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menghimpun keterangan dari para saksi.

Dalam keterangan resminya pada Selasa (5/5/2026), ia menyatakan bahwa dugaan kuat penyebab kematian korban murni akibat tenggelam. Meskipun sempat dilarikan ke RS Azzahra Palembang, nyawa korban pada akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Ipda Ruspandani juga menyampaikan bahwa jenazah korban saat ini telah diserahkan ke rumah duka di kawasan Jalan Sapta Marga. Pihak keluarga, khususnya orang tua korban, telah memberikan pernyataan tegas untuk menolak tindakan autopsi. Kendati demikian, pihak kepolisian memastikan akan tetap mendalami kasus ini dengan menggali informasi lebih lanjut dari para saksi.

Tentang Penulis

iqbal

iqbal

Experience on News Reporting over 5 year