Polisi Kawal Pemulangan 4 Jenazah Korban Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara

Polisi Kawal Pemulangan 4 Jenazah Korban Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara

PALEMBANG — Empat jenazah korban kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, akhirnya dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Proses pemulangan seluruh jenazah ini mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Kepastian pemulangan ini dilakukan setelah Tim Laboratorium DNA Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan (Labdokkes) Pusdokkes Polri berhasil mengidentifikasi tiga jenazah korban terakhir. Sementara itu, satu jenazah lainnya yang sudah teridentifikasi lebih awal, sengaja dipulangkan bersamaan dengan ketiga jenazah yang baru selesai diidentifikasi tersebut.

Guna memastikan proses pengembalian jenazah berjalan lancar tanpa kendala, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memfasilitasi seluruh kebutuhan transportasi bagi pihak keluarga korban.

  • Fasilitas: Penyediaan armada mobil ambulans untuk mengangkut jenazah.

  • Pengamanan: Penyediaan mobil pengawalan (patwal) kepolisian hingga ke daerah tujuan.

"Terkait penanganan empat jenazah yang telah teridentifikasi ini, kami dari Polda Sumsel mendukung penuh proses pemulangannya ke daerah asal masing-masing. Dukungan yang diberikan mulai dari memfasilitasi mobil ambulans hingga menyediakan mobil pengawalan dari pihak kepolisian," jelas Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mukmin Wijaya, saat menggelar konferensi pers di RS Bhayangkara Palembang, Sabtu (23/5/2026).

Tujuan Pemulangan dan Jalur yang Ditempuh

Seluruh jenazah dipulangkan menggunakan ambulans melalui jalur darat dengan pengawalan melekat dari aparat kepolisian mulai dari titik keberangkatan di Palembang hingga sampai ke rumah duka.

Adapun rute pemulangan keempat jenazah tersebut tersebar di tiga provinsi yang berbeda:

  • Medan, Sumatera Utara: 2 jenazah

  • Padang, Sumatera Barat: 1 jenazah

  • Semarang, Jawa Tengah: 1 jenazah

"Proses pemulangan dilakukan via jalur darat menggunakan ambulans dan dikawal oleh personel kepolisian dari Palembang menuju daerah asal masing-masing. Dua jenazah menuju Medan, satu ke Padang, dan satu lagi ke Semarang," tutur Kombes Nandang.

Sebelumnya, kepastian identitas para korban didapatkan setelah Tim Laboratorium DNA Pusdokkes Polri sukses mengidentifikasi tiga jenazah terakhir. Keberhasilan ini menandai akhir dari proses identifikasi seluruh korban kecelakaan maut Bus ALS di Muratara tersebut.

Pihak medis memastikan kecocokan identitas setelah menggelar rapat rekonsiliasi data Antemortem (data sebelum meninggal dari keluarga) dan Postmortem (data fisik setelah meninggal) di RS Bhayangkara Palembang pada Sabtu pagi pukul 08.00 WIB.

Daftar Nama Korban Tewas

Berikut adalah identitas empat jenazah yang dipulangkan, di mana tiga korban terakhir berjenis kelamin laki-laki:

  1. Sukardi (Baru teridentifikasi)

  2. Suripto (Baru teridentifikasi)

  3. Karnopit Salim (Baru teridentifikasi)

  4. Supono (Sudah teridentifikasi lebih awal)

"Berdasarkan hasil uji laboratorium, data Postmortem menunjukkan kecocokan yang sangat jelas dengan data Antemortem. Dengan demikian, total 17 korban dalam kecelakaan ini seluruhnya telah berhasil diidentifikasi secara akurat melalui tes DNA," pungkas Plt Kabid Dokkes Polda Sumsel, AKBP dr. Andrianto.

Tentang Penulis

iqbal

iqbal

Experience on News Reporting over 5 year