Bantu Pengeluaran Jelang Idul Adha, Puluhan Warga Palembang Serbu Operasi Pasar Murah

Bantu Pengeluaran Jelang Idul Adha, Puluhan Warga Palembang Serbu Operasi Pasar Murah

PALEMBANG — Puluhan warga rela mengantre sejak pagi hari demi mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau dalam gelaran operasi pasar murah yang diadakan di Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang. Kehadiran pasar murah ini dinilai sangat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat, terutama dalam menyambut hari raya Idul Adha.

Lurah 1 Ulu, Khairul Effendi, menyampaikan bahwa program ini memang sengaja diinisiasi untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan pokok warga di lingkungan sekitar kelurahan.

"Alhamdulillah, disambut sangat antusias. Ini sangat membantu kebutuhan warga menyambut hari raya Idul Adha," ujar Khairul, Kamis (21/5/2026).

Tingginya antusiasme warga membuat sejumlah komoditas pangan prioritas langsung laku keras dalam waktu singkat. Bahan pokok yang paling diburu mulai dari beras, minyak goreng, telur, hingga daging segar. Selisih harga yang ditawarkan pun terbilang cukup signifikan jika dibandingkan dengan harga di pasar tradisional.

Sebagai gambaran, beras SPHP yang biasanya dibanderol sekitar Rp69.000 per karung, dalam operasi ini hanya dijual seharga Rp54.000. Komoditas lain seperti minyak goreng dipatok Rp14.700 per liter, sementara telur ayam ras dijual Rp24.000 per kilogram.

"Masalah harga alhamdulillah relatif murah dan sangat terjangkau untuk masyarakat, terutama ibu-ibu. Walaupun selisih seribu atau dua ribu rupiah, itu sangat berarti bagi mereka," tambah Khairul.

Manfaat ini dirasakan langsung oleh Aminah (42), warga setempat yang sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan beras murah.

"Sengaja datang pagi-pagi demi beras murah ini. Di pasar biasa harganya bisa sampai Rp70.000 lebih, di sini cuma Rp54.000. Lumayan banget sisanya bisa dipakai buat beli bumbu dapur yang lain," tutur Aminah.

Kegembiraan serupa diutarakan oleh Ratna (38). Ia merasa sangat terbantu karena bisa membawa pulang telur dan minyak goreng dengan harga di bawah standar warung eceran.

"Alhamdulillah telur per kilonya cuma Rp24.000, biasanya di warung dekat rumah bisa sampai Rp29 ribuan. Minyak goreng juga dapat murah Rp14.700," ungkap Ratna.

Melihat besarnya dampak positif tersebut, Ratna berharap kegiatan serupa tidak hanya menjadi agenda musiman menjelang hari besar keagamaan saja, melainkan dapat diselenggarakan secara rutin oleh pemerintah setempat.

Tentang Penulis

iqbal

iqbal

Experience on News Reporting over 5 year